Saya saat ini adalah seorang Ketua Kelas di kelas saya namun saya sebenarnya tidak yakin dengan jabatan yang saya lakoni ini. Karena saya sadar bahwa saya merasa tidak pantas,namun saya terus mencoba hingga murid-murid dikelas bisa saya kontrol (kendalikan).
Sedikit saya gambarkan,dikelas saya itu murid-muridnya sangan LUAR BIASA,FANTASTIS,BOMBASTIC hebohnya. Saya hampir kewalahan menghadapi murid-murid seperti ini,dan baru saya temukan kelas yang se-RESE ini. Guru-guru yang masuk ke kelas saya hampir enggan dan malas masuk kelas saya,ya... seperti yang saya katakan bahwa kelas saya sangat heboh di banding dengan kelas lain yang lebih fokus dan diam. Saya coba untuk memahami hati dan perasaan mereka namun ternyata pemikiran kami tidak sejalan.
Tapi,di balik keburukan pasti ada kebaikan,di balik ada siswa yang rese pasti ada siswa yang patuh. Sebenarnya murid yang nakal itu kira-kira 20 orang,sisanya patuh semua. Dan mereka menghargai posisi saya di kelas sebagai Ketua. Jujur saja,tidak jarang saya sakit hati pada murid yang rese,dada saya ini bagai dinjak-injak oleh mereka. Sepertinya,mereka menuntut saya untuk lebih tegas pada mereka namun apa daya,saya udah mencoba sekuat tenaga untuk tegas,namun ya itulah susahnya bukan main.
Suatu hari,saya menegur mereka. Memang saat itu tak ada guru yang mengajar,hanya diberi tugas saja. Apa yang terjadi? Mereka malah menyanyi-nyanyi sembari memainkan gitar. Saya merasa geram dengan perilaku mereka itu,karena itu sangat mengganggu. Bukan hanya saya yang teganggu,namun mungkin yang lain juga sepertinya terganggu. Saat saya menegur mereka,mereka malah acuh tak acuh sambil terus memainkan alat musik mereka sembari bernyanyi. Betapa tidak sakit hati saya melihatnya. Saya sangat kecewa pada mereka. Namun saya mencoba untuk tetap tenang dan tidak gegabah menegurnya,saya takut malah terjadi pertengkaran. Karena murid-murid dikelas saya sangat sensitif,jadi saya mencoba untuk berhati-hati dalam mengontrol mereka. Bila didiamkan saya takut mereka malah semakin "menjadi". Karena ini tanggung jawab saya sebagai Ketua Kelas. Tak mudah untuk menjadi seorang ketua,pusingnya minta ampun. Cobalah kalian rasakan bagaimana sulitnya menjadi seorang pemimpin,itu tak mudah. Dan mungkin itu akan membuat kalian putus asa. Kalian hanya bisa menuntut ini itu kepada seoarang pemimpin,pemimpin bukan hanya memikirkan satu orang saja tetapi juga memikirkan "Bagaimana jalan keluar yang baik untuk semua?" Silahkan anda pikirkan,seandainnnya kalian menjadi Ketua! Mungkin menurut kalian itu menyenangkan dan bisa jadi terkenal di lingkungan itu. Saya pribadi tidak mengharapkan terkenal di kelas atau di kalangan guru,saya memikirkan "Betapa berat tanggung jawab yang saya jalani" mungkin ini berlebihan,tapi coba saja...
Semangat! :)
BalasHapusYou Can do it! :)
Semangat! :)
BalasHapusYou Can do it! :)