Hari ini adalah hari yang sangat buruk untuk ku,Tuhan :')
Hari ini penuh dengan cobaan batin yang kau berikan untuk menguji hamba.
Pertama,aku seperti tidak dianggap oleh "Teman-teman baru" ku,sewaktu tadi di sekolah aku berpamitan pulang pada mereka,aku berkata "Eh,aku pulang duluan yah?" dengan nada yang ceria,namun tak ada satupun dari mereka yang menjawab. Memang dari awal aku merasa minder pada mereka,merasa tidak pantas untuk berteman dengan mereka. Ya sekarang aku sadar aku mungkin tak pantas menjadi teman mereka,aku ingin kembali pada teman-teman ku yang dulu saja,cukup mereka teman yang setia untuk ku :')
Kedua,aku sangat kecewa pada pacar ku,dia bilang waktu kemarin malam dia tidak punya pulsa dan tidak mau membeli pulsa dengan alasan sudah larut malam. Namun aku memaksakan untuk selalu membeli dia pulsa sampai-sampai uang simpananku hanya tersisa Rp.1000,- . Tapi tadi sore dia bisa menonton sebuah konser musik di daerah Karawang :') Entah mungkin sekarang dia sudah punya uang dan aku sudah tidak perlu untuk membelikan dia pulsa lagi,karena akupun sudah kehabisan uang untuknya.
Ketiga,Mamah sudah berjanji akan memblikan aku sebuah anting untuk menghiasi telinga ku yang Gundul ini. Uangnya sudah di beri oleh papah sekitar 2 minggu yang lalu. Namun tak kunjung dibelikan juga,padahal aku udah menagih 3-4x namun yang aku terima hanyalah omelannya yang nyelekit dalam hatiku. Aku berusaha untuk mencerna,untuk menerima omelannya dan aku telan dalam-dalam di hatiku. Walaupun sesungguhnya itu sangat nyeri dibagian sini! Di bagian hatiku :')
Sejenak aku melepaskan sedikit kepedihanku,aku mandi. Mengguyur muka dan dadaku dengan air dingin yang mungkin saja bisa mengahapus sakit nan pedih di dada ku. Lalu,setelah aku mandi aku sholat terlebih dahulu,aku mencurahkan rasa pedihku kepada Sang Khalik. Dan aku berdzikir,lalu berdoa dan memohon agar aku bisa diberi ketabahan oleh-Nya. Lalu setelah aku sholat...
Keempat,papah ku. Aku bilang padanya bahwa aku sudah memesan baju pada Bibiku. Harganya Rp.60.000,- . Tapi papah bilang "Kan kemarin udah beli,ya sudah berarti sekarang kamu enggak dapet uang mingguan". Sungguh,Tuhan hatiku yang sudah terbasuh oleh air wudu dan disirami oleh dzikir kembali sakit dan menangis. Memang minggu sebelumnya aku sudah membeli baju seharga Rp.50.000,-. Tapi,aku rasa itu tidak terlalu memberatkan mereka karena aku lihat mereka mendapatkan banyak uang,kemarin. Kalaupun itu memberatkan papah,aku tidak akan meminta apapun dr papah,aku akan mengerti keadaan papah. Lalu aku memabalas "Kalau beli mainan buat adek sampe 100rb-200rb aja di beliin tapi aku cuman beli baju aja sampe diungkit-ungkit kepemilikan Netbook" aku berkata seperti itu. Lalu mamah menambahkan sesuatu kalimat yang menambah air mata dikelopak mata ku tambah tidak tertahan. Aku menangis,aku diam dengan semua perkataannya. Aku hanya terdiam di kamar sambil memainkan handphone.
Aku bingung henndak mengadu pada siapa,hendak curhat pada siapa aku tak tahu. Aku serasa menjadi orang yang termalang dibumi ini. Aku berusaha untuk menghentikan tangis ku,lalu aku bangun dan seperti sekarang,setelah menangis aku langsung curhat di blog ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar